Haloooo temen-temen bertemu lagi bersama saya Iis Nurfatimah. Kalian bisa panggil aku isnu atau isma yaaa~~
Dah, tanpa berlama lama mari kita sambung cerita pengalaman promil yang aku alami.
Kali ini aku akan berbagi pengalaman tindakan HSG yang pernah aku lakukan di Pramitha Lab Pajajaran Bandung.
Buat kalian yang belum tau apa itu HSG dan kenapa setiap yang melakukan promil di anjurkan untuk melakukan HSG ? yup mari kita bahas sedikit yaa
Apa itu HSG ?
HSG atau Histerosalpingografi adalah pemeriksaan untuk melihat kondisi rahim dan area di sekitarnya dengan menggunakan sinar Rontgen (sinar-X). Pemeriksaan ini umumnya dilakukan pada wanita yang memiliki masalah kesuburan atau keguguran yang berulang.
Histerosalpingografi bisa disebut juga sebagai uterosalpingografi. HSG menggunakan bahan pewarna kontras pada pemeriksaan foto rontgen untuk menghasilkan gambar yang lebih jelas. Melalui gambar tersebut, masalah yang terjadi di rahim dan saluran telur (tuba falopi) dapat terlihat. (sumber alodokter)
Simple nya HSG itu satu tindakan yang bertujuan untuk mengetahui kondisi saluran tuba dan hal lain yang berhubungan dengan organ reproduksi wanita lainnya.
Mengapa HSG selalu di sarankan saat sedang menjalani promil?
sesuai penjelasan di atas untuk melakukan promil dokter perlu mengetahui detail kondisi organ wanita tsb agar tidak salah diagnosa dan bisa memberikan solusi terbaik untuk setiap pasiennya. Nah HSG ini bisa menjadi opsi yg mampu menggambarkan kondisi tersebut dibandingan dengan USG dan USG transvaginal. Untuk detail nya bisa baca juga di
sini yaaa
Gimana sih tindakan HSG itu?
Alhamdulillah HSG tidak memenakutkan dan semenyakitkan yang aku bayangkan hehe
Untuk rincian / step tindakan nya Berdasarkan pengalaman aku, setelah daftar dan ngantri cukup lama serta menunggu dokter kandungannya datang (hsg wajib dilakukan oleh dokter, tidak bisa dilakukan oleh perwat. Perawat yang mendampingi tindakan hanya untuk membatu dokter bukan sebagai eksekutor), aku diintruksikan masuk ruangan khusus yang sangat dingin diminta untuk melepas seluruh pakaian untuk berganti ke pakaian khusus, stelah itu diminta untuk tiduran di atas meja kaca tebal dengan kondisi kaki terbuka (Seperti mau melahirkan mungkin yaa) kemudian dokter memasukan alat khusus ke vagina. Nah kalo menurut halodoc detail nya adalah Pada metode HSG, tabung tipis akan dimasukkan melalui vagina dan leher rahim, kemudian suatu zat yang dikenal sebagai bahan kontras disuntikkan ke dalam rahim. Selama prosedur HSG dilakukan, sinar-X akan merekam gambar rongga rahim dan saluran tuba saat diisi dengan pewarna khusus.
Proses tersebut cukup cepat dilakukan tidak sampai 30 menit, mungkin hanya sekitar 10-15 menit, tergantung kondisi pasien. Jika pasien bisa "rileks" saat proses tersebut dilakukan maka tindakan bisa cepat juga selesainya yaa.
Setelah proses itu dilakukan, aku diminta untuk bersih-bersih dan pipis untuk membuang sisa sisa cairan yang dimasukan tersebut. Selain itu, aku juga di resepkan obat pereda nyeri, karena setelah tindakan berlangsung biasanya akan mengalami kram perut dan nyeri seperti sedang mengalami haid dan kadang ada juga yang mengalami pendarahan seperti haid. Kalo aku pribadi saat itu mengalami kram perut dan nyeri tapi tidak terlalu parah, ada sedikit pendarahan namun masih dalam kondisi aman dan 1 jam sebelum tindakan juga aku minum obat pereda nyeri dulu (disarankan oleh dr Umar untuk meminim kan rasa nyeri yang diakibatkan dari tindakan tsb).
Kesimpulan mengenai HSG, pada dasarnya tindakan HSG tidak semenyeramkan yang di bayangkan, rasa nyeri yang ditimbulkan juga terbilang aman dan masih sangat bisa di atasi.
Berapa sih biaya melakukan HSG di pramita?
Mohon maaf untuk kwitansi nya saya lupa ada dimana, tapi dari history chat saya dengan admin wa pramitha tercantum harga hsg tersebut Rp. 1.657.000 namun waktu itu sedang ada event di pramitha ntah hut pramitha atau apa lupa, yang pasti aku dapet diskon 20% untuk tindakan hsg tersebut jadi hanya bayar 1.325.600 alhamdulillah hehe
Apa saja sih syarat untuk melakukan HSG
Hal Pertama dan utama, niat dan keberanian yang utama yaaa (aku sarankan jangan terlalu mencari tau dan melihat review orang lain, karena berdasarkan pengalaman saya itu tuh malah buat takut bgtttt karena banyak banget review yang menceritakan hsg itu sangat menyakitkan, tapi alhamdulillah menurut saya sakit nya masih dalam kondisi aman
dari pramitha nya sendiri menginformasikan syarat syarat berikut:
1. HSG dilakukan di hari ke 9,10, 11, dan maximal di hari ke 12 ( jika lewat dari itu wajib untuk test di siklus berikutnya) dan sebelum melakukan HSG tidak boleh "berhubungan" dari hari pertama haid sampai hsg dilakukan
2. Wajib melakukan penjadwalan (booking) disarankan untuk booking di hari pertama haid
Hasil HSG
Untuk hasil HSG wajib di ambil ke pramitha karena isi nya ada foto rontgen yang ukurannya cukup besar dan juga selembaran yang menjelaskan hasil foto rontgen tersebut secara general tidak detail.
Untuk hasil nya sendiri, terbilang cepat yaaaa
saya ke pramitha sekitar jam 8 pagi test sekitar jam 9.30 pagi dan hasil nya bisa di ambil di jam 5 sore hari yang sama.
Nah berikut untuk hasil HSG nyaa
Dari hasil tersebut simple nya saluran tuba kanan aku patent dan dalam kondisi baik alhamdulillah, namun untuk tuba kiri obtruksi.
Oh iya untuk suami juga sudah melakukan analisis sperma di Pramitha Lab Moh Toha Bandung, harga nya 448.000 dan hasil nya teratozoospermia, tapii alhamdulillah kondisi ini sangat bisa di perbaiki dengan menjaga pola hidup dengan tidak merokok, tidak minum alkohol, tidak begadang, rutin olahraga, makan makanan sehat dan ada tambahan untuk mengonsumsi berbagai vitamin seperti vitamain C, Vitamin D dan juga Zinc.
btw, karena sudah terlalu panjaaaaaaaaaaaang untuk penjelasan hasil dan diagnosa dibahas di page berikutnya lagi yaaa~~
Mohon maaf jika ada yang salah / kurang berkenan yaaa
Komentar
Posting Komentar