Apa Hidrosalping harus operasi?

Perjalanan panjang dan berliku.

Semua orang mungkin bisa melalui nya, namun tidak mudah untuk mengikhlaskannya.

Termasuk aku. Mungkin mereka tidak tahu seberapa besar rasa sakit yang aku rasakan akibat pertanyaan dan pernyataan yang menyakitkan seputar kehadiran sang buah hati.

Walau terbilang "baru", namun mampu mengajarkan ku akan "perjuang" yang tidak mudah dilalui ini.

Banyak pasangan diluar sana yang sudah bertahun tahun menanti kehadiran buah hati.

Berdoa dan berusaha tanpa henti, namun terkadang di patahkan oleh celotehan yang menggores hati.

Percayalah, semua yang terjadi adalah kehendak sang Ilahi. 

Allah tau kapan waktu terbaik untuk menghadirkan sang buah hati.

Berusaha, Semangat, dan berdoa tanpa henti. 

Semoga Allah Melancarakan dan meridhoi setiap jalan yang harus di lalui. Aamiin 💖


Mau gamau, suka gasuka inilah yang terjadi hasil HSG yang menurut ku kurang baik.

Kondisi tuba kanan paten dan tuba kiri mengalami obtruksi.


Apa itu obtruksi tuba? bisa dibilang ada nya sumbatan di saluran tuba yang dapat mengganggu proses pembuahan. Untuk detail  nya bisa di baca disini. Obtruksi tuba memang bukan hal lazim, banyak perempuan yang mengalami masalah tersebut, namun tentu saja hal itu harus diatasi dengan penanganan yang tepat.


Seminggu setelah HSG akhirnya aku kembali ke dr Umar Seno di Hermina Arcamanik untuk mengetahui detail hasil HSG tersebut. Dan beliau menjelaskan jika kondisi tuba kiri saya memang dalam keadaan tidak baik, dan sel telur di kiri yang kecil kecil. Namun alhamdulillah kondisi tuba kanan dalam kondisi sangat baik dan ada sel telur yang siap di buahi sekitar 18 mm, jadi tidak diperlukan proses pembesaran sel telur. Saat itu dr Umar menyarankan untuk ikhtiar dengan olahraga, konsumsi asam folat dan dibantu dengan obat genoclom yang di konsumi pada hari ke-2 sampai dengan hari ke-5 haid di siklus berikutnya dan datang kembali untuk konsultasi di hari ke 12-14.


Setelah dua siklus pengecekan dan konsumsi obat yang sama, sayangnya pembuahan itu belum terjadi.

Rasa nyeri ketika haid pun semakin terasa, dan harus mengonsumsi obat pereda nyeri setiap awal sampai akhir siklus haid.

Akhirnya di bulan januari 2023 dokter Umar menyarankan dan merujuk untuk konsul dengan dr Anita Rachmawati SP. OG,K-FER karena beliau termasuk salah satu dokter ahli fertilasi yang ada di bandung dan tempat praktik nya termasuk di Hermina Arcamanik

Tanpa berpikir lama, akhirnya saya dan suami memutuskan untuk langsung konsul dengan dr Anita. 

Pertama kali konsul langsung USG transvaginal yang durasi nya cukup lama, setelah USG beliau mendiagnosa saya mengalami hidrosalping dan ada kista berukuran kecil sekitar 4mm.

Seketika, keringat dingin takut akan kemungkinan buruk yang bisa terjadi. 

Buat temen-temen yang bingung sebenernya apa sih hidrosalping itu? simple nya hidrosalping itu kondisi dimana adanya pembengkakan (atau infeksi) pada salah satu atau kedua tuba, dalam hal ini saya di diagnosa mengalami infeksi di tuba kiri dan diminta untuk mengonsumsi antibiotik. 

Hidrosalping ini selain menyebabkan "rasa nyeri, terutama ketika sedang haid" juga sangat mengganggu proses pembuahan, posisi nya pun berada di saluran tempat terjadi nya proses pembuahan sel telur dan sperma. Menurut dr anita cairan yang di keluarkan efek hidrosalping ini dapat menggerus sel telur dan sperma yang sedang bertemu, dan lama kelamaan bisa membuat infeksi lebih parah dan merusak rahim. Oh ya untuk detail hidrosalping sendiri bisa baca disni yaa 

Setelah kurang lebih 14 hari, akhirnya aku kembali konsul dengan dr Anita. Namun lagi lagi, setelah minum obat antibiotik kondisi tuba kiri yang di dignosa hidrosalping tidak kunjung membaik, memang pengobatan hidrosalping ini tidak semuda itu namun menurut dr Anita ada beberapa kasus setelah minum obat saluran dapat membaik, namun karena keajaiban tidak ada di pihak saya akhirnya dr Anita memutuskan untuk melakukan operasi laparoskopi  pada awal maret nanti.

Untuk detail tindakan dan lainnya kita bahas di page berikutnyaa yaaa, setelah semua proses nya aku lalui. Mohon doa nya yaa, semoga Allah melancarkan segalanyaa

Oh ya buat yang tanya praktik dr Umar dimana aja ? setau aku beliau Praktik di Klinik Kimia Farma Cinunuk, RSUD Bandung, dan RS Hermina Arcamanik (Senin, Rabu, Jumat 13.00-17.00) biaya konsul dan layanan tanpa obat dan usg di arcamanik sekitar 272.000, untuk detail  di rs lain  tempat beliau praktik kurang tahu ya kemungkinan bisa lebih murah dari hermina.

 

dr Anita sendiri praktik di Hermina Arcamanik setiap hari Selasa dan Kamis jam 18.00-19.00 dengan biaya yang sama dengan dr Umar Seno. Perlu diketahui dr Anita hanya menerima sedikit pasien tidak lebih 10 pasien setiap beliau praktik, karena beliau praktik cukup singkat dan setiap pasien yang konsul dengan beliau rata rata mengalami masalah kesuburan sehingga perlu waktu untuk melakukan pengecekan dan tindakan.


Semoga blog ini dapat menjadi referensi teman teman yang sedang melakukan promil ataupun sebagai bahan pembelajaran. See you di perjalanan berikutnya~


Komentar