Bismillah sebelum bahas hasil diagnosa HSG sebelumnya, banyak juga loh yang bilang dan tanya seputar biaya yang perlu di keluarkan untuk melakukan promil atau Program Hamil.
Banyak banget yang bilang promil khusus orang mampu dari sisi lahir, batin, dan juga materi.
Tentu saja, aku pribadi sangat setuju dengan hal tersebut, namun pada dasarnya promil yang bisa dibilang tahap "awal" ga se wow itu.
Ada juga kenalan aku yang melakukan promil dua bulan belum melakukan tidakan apapun selain USG alhamdulillah langsung dikarunia momongan, Namun ada juga kenalan aku lainnya mengalami step step promil yang cukup panjang sampai baytab sehingga perlu biaya yang fantastis.
Untuk aku pribadi sudah melakukan promil 4 bulan (saat pernikahan kurang dari 1 tahun) dan 6 Bulan (saat pernikahan udah 1 tahun) jadi kalo di totalkan sudah 10 bulan menjalani promil, namun qadarullah Allah minta aku untuk berusaha lebih lagi.
Balik lagi kebiaya, tentu aja untuk Program Hamil tidak di tanggung BPJS dan mayoritas asuransi tidak menanggung biaya promil tersebut. Mengapa demikian? aku pernah nanya ke salah satu penanggung jawab rekanan asuranasi di RS Hermina Arcamanik, beliau menjelaskan hal itu dikarenakan promil itu tidak jelas kapan akan berakhirnya. Bisa jadi pasangan yang melakukan promil perlu waktu sedikit dan ada juga yang perlu waktu lama bahkan sampai bertahun tahun.
Oleh karena itu, setiap pasangan yang promil mayoritas melakukan pembayaran dengan pribadi tidak dengan asuransi. Aku pun demikian.
Nah balik lagi sebenernya berapa sih biaya yang perlu aku keluarkan untuk promil?
Berdasarkan pengamalaman, Untuk saat ini masih bisa dibilang terjangkau karena setiap bulan nya rata-rata keluar 500 ribu - 1,2 Juta
Untuk rinciannya kurang lebih sabagai berikut
- USG / USG Trasvaginal (saat usg transvaginal harga jadi lebih mahal)
- Obat
- Konsultasi dokter
- Jasa layanan dokter
Ini contoh tagihan saat aku menjalani program hamil dengan dokter Umar Seno:
Waktu itu sempet di minta untuk pijat peranakan, namun setelah konsultasi dengan dr Umar Seno beliau tidak menyarankan hal tersebut
waktu itu juga sempet mengonsumsi hal hal yang berbau herbal, seperti: konsumsi teh promil, madu, habatusauda, tapi stop karena cape, tidak membuahkan hasil dan ntah kenapa kurang percaya (jangan di tiru yaa, tergantung prinsip masing-masing hehe)
Saat sedang promil, untuk kondisi ada nya penyakit lain seperti adanya kista, miom, dll saat pengobatannya biasanya masih bisa di tanggung asuransi dan BPJS. Namun saat melanjutkan tahap promil nya biasanya tidak ditanggung lagi dari mulai biaya konsul, obat, dan lainnya.
Menurut aku pribadi anak adalah anugerah dan kebahagiaan terindah yang sangat aku nantikan kehadiran nyaa.
Jadi untuk mengeluarkan dana setiap bulan sebagai ikhtiar dalam menjemput sang buah hati insyaAllah aku ikhlas, dan aku yakin Allah akan mendatangkan rezeki yang tak terduga agar bisa melewati segalanya.
Bismillah, SEMANGAT! semoga Allah mudahkan segalanyaaa Aamiin


Komentar
Posting Komentar